Minggu, 22 Februari 2015

Kekecewaan Saya Terbesar dalam Hidup

Ini saya PUBLISHKAN LAGI.......


Saya adalah anak tunggal dari pasangan Suami Isteri,yaitu Bpk. R. Soemarjono dan Ibu. RA. Sri Rahajoe. Saya TIDAK PERNAH MERASA SEDEMIKIAN GAGAL menjadi seorang anak bagi Beliau BERDUA...Bapak..Ibu Mungki wis GAGAL....Ga bisa buat BANGGA  Ibu Bapak. Kapan Bapak Ibu bisa liat Aku PUNYA SEMUANYA KHAN... Aku sudah berusaha sekuat tenaga Bu....Ga Iso....Semua salah paham....Aku,Bingung..Ma siapa aku Bu.....Kenapa kok Ibu Mesti ninggal aku?......
Sebetulnya Dimana Kesalahan saya?
Saya Merasa Harus Bertanggung jawab kepada Bpk. Najib Tun Razak selaku Perdana Menteri Malaysia (Pada masa itu),karena Beliau telah menerima Permohonan Saya untuk tetap Tinggal,Bekerja dan Hidup di Malaysia selama 5 tahun. dan Saya juga harus bertanggungjawab kepada Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono selaku Presiden Republik Indonesia (pada masa itu) karena permintaan Saya untuk memperbarui PASPOR saya yang telah ditahan oleh Kel. Heidzir di daerah Kuala Langat tahun 2009 yang lalu.
Dan Saya juga tahu kalau Bpk.Najib Tun Razak memberikan saya CLUE yang jelas tentang hal ini.
Jadi apapun yang terjadi,Saya harus Memberitahukan apa yang terjadi yang saya tahu. Karena asal mula Permohonan saya terhadap Beliau,karena Saya Tahu tentang Penangkapan dan Penyiksaan Abang saya (Floor Manager Management Quali,pengelola restorant Life Food Style di Lt.4 Berjaya Times Square Malaysia) yang menggantikan Bpk. Najib Tun Razak dan Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono pada saat itu untuk saling MELIWAT dan MENSODOMI. Otomatis,yang saya TAHU,Kalau ada kejadian seperti itu,saya harus MELAPORKAN pada Bpk. Najib Tun Razak dengan CARA SAYA. Dan Apabila BENAR,Bpk. Najib Tun Razak sendiri yang DITANGKAP DLL YANG MENIMPA ABANG2X SAYA ITU,OTOMATIS...Negara Malaysia DALAM STATUS QUO...Dan Artinya SAYA SUDAHPUN MELAPORKAN HAL INI...Dan pasti akan ada PIHAK yang MELAKUKAN SESUATU ATAS HAL INI. Tetapi KENAPA TIDAK ADA PENJELASAN RESMI?...Berarti Memang BETUL2X STATUS QUO....Dan saya Harus melakukan sesuatu untuk menyelamatkan sesuatu yang sudah saya MULAI dengan PEMBERITAHUAN SAYA YANG TIDAK DITANGGAPI DENGAN SERIUS DAN BENAR,KARENA STATUS SAYA SEBAGAI ORANG INDONESIA DAN BERKULIT SAMA DENGAN ORANG MELAYU SERTA DIAMGGAP BODOH. Oleh karena itu saya mengangkat Bpk. Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri Malaysia,karena Memang Hanya Beliau yang TIDAK DILECEHKAN Namanya dan memberitahukan kepada England tentang hal ini (dari awal sampai hari ini),untuk Keselamatan semua Pihak. Sedangkan Saya JUGA YAKIN BAHWA PDRM juga telah BERBUAT SALAH,karena yang Menangkap dan menyiksa Abang2x saya memang Mereka (PDRM). Salah kah Bila saya menginginkan Perombakan Kepada Englang?.bila Sudah Tak ada yang Dituju,sedangkan Bpk. Mahathir Muhammad pun Namanya sudah DILECEHKAN dengan DIANGKATNYA BELIAU SEBAGAI SUAMI PROTOKOLERI SAYA?.
Dan apabila DITARIK kebelakang ini memang berkaitan dengan Permohonan saya untuk Melindungi saya dari Kekuatan Musuh (bagi saya yang memang PDRM) yang mampu untuk melakukan sesuatu yang SERIUS PADA KESELAMATAN DAN KEAMANAN SAYA selaku Warga Negara Indonesia dan selaku Tenaga Kerja International yang tinggal,hidup dan bekerja di Malaysia melalui FB ID Moerti Rahajani dan Twitter ID Amoertirahajani.
Atau bisa juga tentang Pendirian 1st Dimasa Yang Lalu..Pandai Yang menarik saya sampai pada pendirian 1st tahun 2006 yang lalu. Tapi Alhamdulillah,Pendidikan saya dan Pengetahuan Saya tentang Kewarganegaraan memang MASIH lagi TERGIANG di Telinga dan Hati saya sebagai Orang Republik Indonesia yang Memang TIDAK MUNGKIN MAU bersentuhan dengan Hukum,UU dan Kebijakan Malaysia DENGAN CARA YANG SALAH.
Dan Kekecewaan saya yang Paling Besar,KENAPA Father dan Daddy saya DIPERLAKUKAN SEPERTI INI?. APA SALAH BELIAU BERDUA?. Saya yang TAHU PERIHALAPA YANG TERJADI DI LAPANGAN?. Pada saat saya mengangkat Bang Amirul sebagai Kepala PDRM,kenapa TIDAK DISETUJUI SAJA dan Dipertemukan dengan Saya?. Saya akan menjelaskan SEMUANYA.
Dan Terus Terang SENGAJA SAYA,(MOERTI RAHAJANI) TIDAK PERNAH MAU MEMPERKENALKAN DIRI SAYA YANG SEBENARNYA,karena SAYA INGIN MEMBUKTIKAN bahwa SEMUA PELAPORAN TENAGA KERJA INTERNATIONAL yang berasal dari Negara Mana saja,m(Pengekspor Tenaga Kerja di Malaysia) SELALU DITANGGAPI DENGAN SERIUS DAN TANPA BAYARAN.
Sekarang saya MOERTI RAHAJANI MEMPERKENALKAN DIRI SAYA SEBAGAI ANAK KEPONAKAN DARI Bpk. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO dan ANAK Seorang Penerima Penghargaan Bintang Gerilya dari Presiden 2 Republik Indonesia,yaitu Bpk. Soeharto dan Cucu Keponakan dari Residen Madiun,Jawa Timur Indonesia,yaitu Bpk. R. Soepardi. Dan Mas saya. Yuli pun jadi Ajudan dari Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono,pada masa itu (entah sekarang dengan Bpk. Joko Widodo)
 Kenal pastinya dari Indonesia JELAS TANYA PADA Bank Tabungan Negara (BTN) Indonesia dan PRIMKOPAL Surabaya tentang Status Kepemilikan Rumah Griyo Mapan Sentosa Blok EI 39 Waru Sidoarjo Indonesia dan Status SIAPA SAYA SEBENARNYA (khan Mas Yuli,Ajudan Bpk.SBY sendiri,yang BISA LANGSUNG KENAL PASTIKAN SAYA). Serta tentang Pendidikan JELAS DARI SMP Negeri I Surabaya (atau melalui Mas Ahmad Dhani atau Mbak Maya Estianti) dan SMA Negeri 4 Surabaya (Melalui Mas Anang Hermansyah) dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surabaya (melalui Semua Dosen2x yang Berada disana ataupun juga melalui Bpk. Tjuk Sukiadi tentang Keberadaan saya BERSAMA KELUARGA Embong Kemiri 19-21 Surabaya,selain daripada Mas Yuli sendiri ataupun tentang Keberadaan saya di Keluarga Bpk. Soepardi itu sendiri). Atau juga bisa tanya pada Ikatan Dokter Malaysia,pada Kel. Prof. Dr. Yogiarto.Kel Prof.Dr. Yogiarti serta Prof.Dr. Beni Huwae ( yang rumah Beliau didepan Rumah Kel. Mas Ahmad Dhani di Jl. Dharmawangsa Dalam Selatan).
Kenal pasti kalau di Malaysia BOLEH TANYA PADA SEMUA EKS BOS SAYA DI google Moerti Rahajani 

Kepada Mas Dhani Ahmad dan Mas Anang Hermansyah.

Mas...Kalau BISA jalan semuanya BARENGAN. Sekalian mau BUKTIKAN Bahwa Kita adalah Generasi Muda yang PEDULI AKAN NASIB BANGSA DAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA BUKAN NEGARA YANG KEJAM SERTA BUKAN NEGARA KOMUNIS,Begitu juga NEGARA MALAYSIA.

Suwun.

Permohonan Bantuan kepada Seluruh Negara tentang Pelecehan Pimpinan di Negaranya.

Assalammualaikum wr wb.

Bahwa Saya yang menyatakan hal ini adalah sebagai berikut adalah:
Nama                           : Moerti Rahajani.
Alamat Asal                  : Perum Griyo Mapan Sentosa Blok EI-39 Waru Sidoarjo.
Alamat Tempat Tinggal  : PerumDOS ITS Jl. Tehnik Perancangan Blok E-1 Surabaya.

Memohon kepada Seluruh Negara yang Telah Saya sebutkan di dalam FB ID Moerti Rahajani dan Twitter ID Amoertirahajani serta moertirahajani1st.simplesite.com ataupun juga moertirahajani1st.blogspot.com untuk SEGERA melakukan Koordinasi,Konsultasi dan Konfirmasi HUKUM kepada Pihak Pengacara yang Telah Saya sebutkan Di dalam Permohonan Sebelum ini,yaitu Permohonan Pendampingan Hukum Kepada Pihak RPTC Tanjung Pinang,Kepulauan Riau Indonesia. Agar supaya Kes ini cepat selesai dan semuanya berakhir dengan BAIK. Dan Tidak menimbulkan Kerugian Besar terhadap Negara Malaysia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta UNO dan Nama2x Pimpinan dari seluruh Negara masing2x.

Hal ini Berkenaan dan Berkaitan dengan Program Perlindungan Saksi dari Negara2x yang Memang Telah,Sedang dan Mungkin di Masa Yang Akan Datang,Akan dan Bisa Terjadi Di mana2x Negara selain Malaysia dan Mungkin juga LEBIH HEBAT dan LEBIH PARAH dampak dan pengaruhnya terhadap Keamanan dan Keselamatan Negara dan Pimpinannya.
Hal ini PENTING dan MENDESAK untuk CEPAT DILAKUKAN karena Pihak2x tersebut SELALU MEMPERTANYAKAN,MEMPERSALAHKAN DAN MEMPERMASALAHKAN dengan BERBAGAI CARA dan BERBAGAI ALASAN,sehingga Para KORBAN di MALAYSIA SELALU DALAM KEADAAN TIDAK SELAMAT,BEGITU JUGA SAYA, termasuk seluruh Tenaga Kerja International dari Berbagai Negara di Malaysia.

Sedangkan hal ini menyangkut Kebijakan Pemerintah Malaysia yang sampai saat  ini BELUM MENANDATANGANI Konvensi mengenai PENGUNGSI tahun 1951. Walaupun dari Pihak KBRI dan KJR sendiri masih lagi MEMANTAU Perkembangan Perlakuan,Kelakuan serta Perilaku dari Pihak2x yang Terlibat dalam Pelecehan Presiden Republik Indonesia dan Perdana Menteri Malaysia serta Seluruh Pimpinan dari Seluruh Negara di dunia dan UNO itu sendiri. 

Diharapkan untuk Semua Pihak Bekerja Sama SECEPATNYA dalam Hal ini melalui Kedutaan Besar Masing2x Negara di Malaysia.

Untuk Kerjasamanya yang telah,sedang dan akan Dilakukan,Saya mengucapkan Banyak Terima Kasih.

Wassalammualaikum wr wb.

Tertanda,



Moerti Rahajani

Permohonan Pendampingan Hukum kepada Pihak RPTC Tanjung Pinang,Riau.

Assalammualaikum wr wb.

Permohonan ini Memperkuat adanya Surat Permohonan Pendampingan Hukum kepada Pihak RPTC Tanjmg Pinang,Riau di Jln. Nusantara Km.13,Kepulauan Riau Indonesia,dengan Nomber telp: (0771) 7004553,email:bp3tki.tjp@gmail.com.

Bahwa Saya yang membuat pernyataan ini adalah sebagai berikut:
Nama                           :   Moerti Rahajani.
Alamat Asal                  :   Perum Griyo Mapan Sentosa Blok EI 39 Waru Sidoarjo.
Alamat Tempat Tinggal  :   PerumDos ITS Jl. Tehnik Perancangan Blok E-1 Surabaya.

Memohon untuk pendampingan Hukum secara Menyelutuh dan Memohon kepada Pihak RPTC Tanjung Pinang untuk melakukan Konsultasi dan Konsolidasi serta Konfirmasi tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan "Kes Pelecehan terhadap Presiden Republik Indonesia dan Perdana Menteri Malaysia serta seluruh Pimpinan dari seluruh Negara di Dunia dan UNO itu sendiri",yang terjadi sejak 3 tahun yang lalu di Malaysia dan masih lagi berlaku sampai sekarang kepada Pihak Pengacara Perdata International,yaitu Bpk. Rohut Sitompul yang telahpun saya angkat sebagai Pengacara Pribadi saya selaku Apapun dan juga Pengacara Pribadi dari Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono dan Bpk. Najib Tun Razak selaku apapun.

Dan permohonan ini juga Saya tujukan kepada Pihak LK 3,yang merupakan Bagian dari Departemen Kementrian Sosial Republik Indonesia. Dikarenakan saya merasa,dengan adanya Kes yang saya hadapi,saya banyak Mengalami Kesalahpahaman dengan Seluruh Keluarga saya,baik di Indonesia maupun di Luar Negara dan akhirnya menimbulkan Ketidakpercayaan diantara Beliau semua terhadap diri saya dan bahkan saya juga merasa saya mengalami Kehilangan Kepercayaan kepada Diri Sendiri,dikarenakan Ketiadaan Pihak yang Bertemu dengan Saya,yang sampai saat ini,masih lagi Membutuhkan Penjelasan Resmi dari semua Pihak yang Memangani Kes yang Menimbulkan Problem Nasional ini.
Dan kebetulan hal ini,juga sudah saya Sebutkan dalam FB ID Moerti Rahajani dan Twitter ID Amoertirahajani (yang sekarang ini Telah Diblokir dan diubah untuk Kepentingan Pribadi Orang2x/pihak2x tertentu).

Besar Harapan saya untuk Segera Bertemu dan Pendampingan Hukum untuk semua Korban,baik dari Pihak Malaysia maupun dari Indonesia itu sendiri. Sebab Saya menginginkan Ganti Rugi dari semua Pihak yang telah Merugikan secara Apapun.

Terima Kasih atas segala sesuatu yang telah,akan dan sedang Dilakukan untuk saya dan Organisasi saya,yaitu 1st.

Wassalammualaikum wr wb.


Tertanda,



Moerti Rahajani.

Alasan lain tentang Pengurusan 1st oleh Kedutaan Inggris (duite utang Tante Nunuk heuewheuhe)

Saya ingin Memberikan Kesempatan untuk Pihak Inggris dan Pihak Amerika Serikat serta UNO untuk MMBUKTIKAN dan MENCARI PELAKU,siapa2x yang BERANI MELAKUKAN PENGHINAAN Kepada Negaranya masing2x.

Tentang IRC sebenarnya saya DEDIKASIKAN HANYA untuk PIHAK UNO. Karena DIPERLUKAN SOKONGAN KUAT DALAM HAL APAPUN untuk MEMPERTAHANKAN Ke-Royaltian,Brand seseorang atau sesuatu yang berkenaan sengan Hidup dan Kehidupan seseorang di masa yang lalu,sekarang atau dimasa yang akan datang,BILA DIPERTANYAKAN OLEH SESEORANG atau PIHAK2X TERTENTU. Dan hal ini BERLAKU JUGA UNTUK SEBUAH NEGARA.
Dan Hal ini juga sebagai SOKONGAN SAYA UNTUK DADDY saya sebagai SEORANG SEKRETARIS JENDERAL UNO Tahun ini. Selamat dan Sukses untuk Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono serta sehat selalu (jangan BATUK aja..Daddy. Sungkem Juga untuk Mammy dan Daddy). Salam juga untuk Mbak Anissa,Mas Agus dan Mas Ibas....

Saya juga MENGUMUMKAN KEHILANGAN SEMUA SURAT2X PENTING SAYA. Sebab sudah 4 bulan saya mencari tetapi TIDAK JUMPA.
Dan tentang Surat Proposal Pendirian 1st serta Surat untuk Abang Am atau Surat untuk Bpk. Ali Huda dari RHB Laesing Yayasan Tun Razak dalam BENTUK APAPUN,Tanpa ADANYA SIDIK JARI SAYA ADALAH PALSU atau TIDAK BISA DIPERCAYA KEABSAHANNYA.

NGERTILAH MAS IBAS........NEK WATUK......

 






Kepada semua pihak yang Menolak adanya Konser Amal dan Pendirian 1st

Saya harapkan semua pihak untuk Menanggapi semua Tulisan saya dan Tanggapan saya terhadap sesuatu di Malaysia dengan Tenang (tetapi Bukan IUD).
Sebab Memang Negara Malaysia TETAP BUKAN Negara Komunis,tetapi Kenapa negara saya disebut dengan Negara Komunis Republik Indonesia?.
Ada beberapa penulisan saya yang saya tinggalkan di RPTC Tanjang Pinang Riau,yaitu di Buku2x dan salah satu majalah TEMPO yang bergambarkan Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono yang memang ada bahan untuk Kepolisian Republik Indonesia yang mungkin BERGUNA untuk Beliau semuanya. Dan memang BELUM dan TIDAK AKAN saya Sebar Luaskan Mengingat Hal ini PENTING dan Berbahaya untuk Seluruh Rakyat Indonesia.
1st TIDAK HARUS DITERIMA oleh semua pihak. Tetapi Konvensi Geneva no.144 memang untuk melindungi semua Perhubungan yang ada karena sebuah Alur Pasar International yang terjadi di sebuah Negara.
Sengaja di Malaysia,saya serahkan kepada pihak Inggris melalui Pihak Kedutaan Negara Inggris,tetapi Ketua 1st memang kalau BISA dari Orang Malaysia itu sendiri. Kalau bisa Abang Muchris,putra dari Bpk. Mahathir Muhammad. Tetapi memang Abang Muchris memang TIDAK DIPERBOLEHKAN Membuat statement apasaja tanpa kehadiran pihak mereka.Dan untuk selanjutkan setiap negara akan berbeda yang memegang semua urusan 1st serta akan dilakukan penarikan undian tentang hal ini.
Pemantauan pada MINDA saya memang HEBAT,hanya untuk mengetahui segala pergerakan saya. Saya kencing dikamar mandi Berdiri,mereka tahu. Saya buat apapun dimana saja,mereka tahu. Itu yang aneh. Apa Kepolisian Republik Indonesia Kecolongan?.

Tentang Mengapa Tenaga Kerja International Langsung yang Tidak tercakup dalam Perlindungan Hukum Tenaga Kerja,bisa dilakukan dengan Kerja sama dengan salah satu Operator Telepon di Negara yang bersangkutan. Dan hal inipun bisa diFRANCHISE kan kerjasamanya. Selama mereka menggunakan Nomber telepon itu,makan mereka masih lagi dianggap Bekerja di tempat itu. Sebab mereka (Pihak Malaysia) Tidak Bisa Menganggap Rumah sebagai Tempat kerja bagi Tenaga Kerja International Langsung tersebut,karena itu tempat tersebut adalah rumah atau Tempat tinggal Majikannya (Para Pengguna).
Jelasnya memang semua kerja sama yang ada akan di Franchise kan.
Mereka memang HENDAK dan AKAN serta SELALU MENYUARAKAN segala sesuatu untuk MENGHALANGI dan MEMBERHENTIKAN Pendirian 1st di Malaysia.

Pada dasarnya mereka tidak mau dan tidak mampu untuk Membayar dan Bekerja sama denga Pemerintah Kerajaan Malaysia. Kenapa Saya yang DITUDUH untuk MENDIRIKAN NEGARA SENDIRI?. Jelas2x mereka yang menginginkan HUKUM,Undang-Undang dan Kebijakan sendiri untuk Hidup dan Kehidupan mereka di Malaysia.

Pembetulan Pelaporan Kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia dan ICCPR

Selama beberapa hari ini,saya merasa telah diperdengarkan sesuatu yang berbau ugutan atau ancaman terhadap diri saya dan kawan2x saya,antara lain:
1. Pemukulan terhadap Mas Ega,MENWA STIESIA yang memang saya pernah jumpa di sekitaran ITS,yaitu di dekat gang Keputih Gg. 1 Surabaya.
2. Penculikan terhadap Abang Am (yang juga salah satu Manager Pengelola Restorant Life Food Style di Berjaya Times Square Lt.4 Malaysia) dan Mas Hariono Widjiono dan kemudian mereka ditelanjangi di Kantor Kompas dan menemui Sdr. Arif (Blooger Kompasiana) sekarang ini. Bahkan mereka meminta kepada saya untuk menunggu mereka didepan warung didepan Jl. Keputih Gg.1 Surabaya dan kemudian Sdr. Arif akan datang untuk menemui saya. (ini katanya Tengkuluk Ariana dan suaminya serta Ibunya yang ada di sana). Kemudian saya lihat ada sebuah Mobil Kijang warna Biru Tua dengan Plat nomer KT 2552 BJ berhenti disana,baru ini saja. Saya tak tahu,apa ini adalah mereka atau bukan.
Dan memang ada 6 orang,1 orang dibelakang,bahkan sampai acungkan senjata (katanya mereka).
Mereka juga menculik anak saya Roman Bintang Kurnia Ramadhan setelah melakukan pemukulan terhadap Mas Asep Kurniawan.
3. Dan yang menyebabkan saya menuliskan Alamat dan no telp dari Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono adalah Nenek Lampir yang bekerja di RHB Bank Yayasan Tun Razak Malaysia,yang juga merupakan Ibu dari Tengkuluk Ariana.
4. Ada juga yang mengaku2x sebagai DENSUS 88 di minda saya juga. Bahkan Sdr. Arif pun dibilang sebagai anggota DENSUS 88 tersebut.
5. Juga ada yang mengaku2x sebagai anggota KOPASSUSS dan Anggota Provost Indonesia untuk SEMAKIN MENYAKINKAN SAYA bahwa apa yang diperdengarkan kepada saya adalah BETUL ADANYA.
6. Ini juga adalah salah satu Taktik Mereka untuk Me-Mentally Retained kan saya,agar saya TIDAK DIPERCAYA oleh SEMUA PIHAK,bahwa SAYA ADALAH MOERTI RAHAJANI yang sesungguhnya.
dan akhirnya acara KONSER AMAL DAN REUNI AKBAR serta PENDIRIAN 1st  DIBATALKAN oleh pihak AHMAD DHANI dan ANANG HERMANSYAH. Serta semua Program Unggulan dan Program Kerja saya DIPERTANYAKAN.
7. Sekedar PEMBERITAHUAN,Bahwa saya SEBENARNYA TIDAK TAHU NAMA2X ASLI DARI SEMUA FLOOR MANAGER DI RESTORANT LIFE FOOD STYLE LT.4 BERJAYA TIMES SQUARE MALAYSIA.Yang saya tahu hanya Abang Am dan Abang Amirullah Hamimi. Dan ini TIDAK ADA KENA-MENGENA DENGAN CERITA NOVEL DARI SALAH SATU KARANGAN IBU AISYAH SOFEA (yang judulnya saya lupa) yang menyebutkan tentang Abang Am (yang dalam cerita itu adalah seorang PILOT).
8. ICCPR sekarang ADA DI RUMAH TENGKULUK ARIANA DAN IBUNYA yang rumahnya memang di lt.17 dan jalannya saya TAK TAHU. Tetapi memang ada Gedung Imigration Besar dan sampingnya ada Giant atau Tesco.dan didepan Apartementnya memang ada Gedung atau bangunan Belum Jadi.
9. Tentang Mentally Retained di Malaysia sebenarnya DIMULAI PADA SAAT MEREKA MENANGKAP ORANG-ORANG KES KOSONG DAN KEMUDIAN MEMULANGKAN DALAM KEADAAN YANG TIDAK MEMBAWA APA2X. Karena saat menangkap Meraka DILARANG untuk membawa apa2x.

Untuk perhatiannya,saya ucapkan banyak terima kasih.


Tertanda,


Moerti Rahajani